Berburu Kain Kiloan di Jogja

kain kiloan jogja

Kain Kiloan – Perempuan biasanya lebih identik dengan pakaian beserta kain. Kain hawa ini biasanya relatif lebih sering berbelanja kain sebagai bahan baku utama baju dan menjahitkannya ketimbang kaum adam. Oleh karenanya, apabila anda melihat toko kain, hampir dapat dipastikan bahwa 90% pengunjungnya adalah perempuan. Sisanya, mungkin sebagaian pasangan atau suami mereka yang mengantarkan berbelanja kain.

Nah, ngomong-ngomong soal kain, Jogja sebagai kota besar juga merupakan salah satu sentra toko kain. Segala macam kain kayaknya memang ada di Jogja. Tapi, kali ini, saya akan berbagi tentang berburu kain kiloan di Jogja. Seperti judul yang telah tertulis di atas.

Nah, apabila kawan-kawan sedang main ke Jogja, atau memang sedang tinggal di Jogja dan ingin mencari kain kiloan, kawan-kawan bisa menyisir Jalan Urip Sumoharjo Kota Yogyakarta. Kadang juga disebut jalan Solo-Jogja. Letaknya berada di barat Gejayan, atau ke arah barat dari Kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Di deretan jalan itu, toko-toko kain banyak berjejeran dan menawarkan kain dagangannya. Kadang, kalau beruntung, ada diskon di sebagian toko.

Nah, untuk yang jual kain kiloan, letaknya juga di deratan jalan tersebut. Menghadap ke Selatan. Nama tokonya adalah Jogja Wisata Kain Kiloan. Saran saya, kalau mencari toko ini, pelan-pelan saja saat mengendarai kendaraan. Karena selain tokonya yang agak kecil dan agak nyempil, Jalan Urip Sumoharjo ini adalah jalan searah. Jadi, kalau kelewatan, tidak bisa balik lagi kecuali berjalan. Atau, lebih amannya sih, parkirkan saja kendaraan anda kemudian jalan kaki untuk mencarinya.

Kalau kalian memasuki toko ini, kalau sedang rame, kalian akan berdesak-desakan dengan pengunjung lainnya. Karena memang tempatnya agak sempit. Tapi, dijamin puas deh kalau berburu kain kiloan di sini. Sebab, kain yang ditawarkan di sini sangat beragam dan bermacam-macam. Jadi, pastikan dulu sebelum berburu, kalian hendak berburu kain jenis apa. Agar nanti tidak bingung saat telah sampai di toko. Kamu tinggal tanya saja ke petugasnya kain yang kamu inginkan.

Karena kain kiloan, dalam berburu, kita harus menyiapkan tenaga lebih. Karena biasanya kita harus “mengobrak-abrik” tumpukan kain untuk mencari kain yang kita cari. Jadi, siapkan minuman agar lebih segar. hehe

Soal harga, namanya kiloan, biasanya jelas lebih murah ketimbang kain yang dijual meteran. Dalam soal harga, di toko satu ini, harga kain kiloannya dipatok di kisaran harga Rp 85.000 hingga 165.000 per kilonya. Tentu harganya tergantung dengan jenis kainnya.

Itu sih kalau kelebihannya berbelanja kain yang kiloan. Yaitu harganya lebih murah dan ramah di kantong. Cocok buat kantong para mahasiswi. hehe

Kalau kekurangannya sih, kita tidak bisa memilih kain-kain dan warna-warna yang eksklusif sebagaimana kain-kain dengan warna-warnanya yang beragam yang dijual secara meteran. Jadi wajar kalau kain kiloan lebih murah. Karena pilihan kain dan warnanya memang lebih terbatas ketimbang kain yang dijual meteran.

Nah, buat kalian-kalian yang ingin berburu kain kiloan di Jogja, boleh juga untuk mengunjungi toko satu ini. Hitung-hitung refreshing kan?

 

(Khalimatu Nisa)

5 Kelebihan Asuransi Kesehatan Syariah

5 Kelebihan Asuransi Kesehatan Prudential PRUprime Healthcare Syariah

Kepemilikian untuk sebuah asuransi kesehatan di masa depan tidaklah lagi menjadi batasan bagi beberapa orang apalagi berlawanan dengan kepercayaan yang diantur. Asuransi Kesehatan ini mampu memberikan produk asuransi kesehatan yang memiliki manfaat yang sama dengan asuransi konvensional lainnya dengan sistem Syariah. Lalu apa saja 5 kelebihan Asuransi Syariah ini dibandingkan dengan asuransi dengan basis Syariah lainnya.

  1. Keunggulan Yang Sama Dengan Asuransi Kesehatan On Bill

Ya, salah satu kelebihan dari Asuransi Kesehatan On Bill Syariah yang merupakan salah satu produk Asuransi Kesehatanadalah tidak jauh berbeda dengan keunggulan dari Asuransi Kesehatan yang tidak berbasis Syariah. Segala manfaat dan keunggulan dari fasilitas dari Asuransi Kesehatan ini bisa Anda diperoleh dengan sistem Syariah sehingga tidak akan mengganggu apa yang Anda percayai.

  1. Asuransi Kesehatan Syariah Yang Ekslusif dan Premium

Meskipun berbasis Syariah, namun Asuransi Kesehatan Syariah ini tetap memberikan layanan dan standar perawatan yang premium bagi mereka yang terjamin didalamnya. Hal ekslusif dan premium dalam jaminan kesehatan bukanlah hanya tentang di kelas berapa nantinya Anda akan mendapatkan ruang untuk rawat inap, melainkan kemudahan akses, layanan serta beberapa kemudahan lainnya yang bisa Anda rasakan sehingga pengalaman Anda saat perawatan dan masa penyembuhan adalah yang terbaik.

  1. Akses Ke Rumah Sakit Berskala Internasional

Tidak semua asuransi dapat memberikan akses layanan untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan di rumah sakit berstandar internasional. Asuransi Kesehatan As Charge mampu menjawab keinginan nasabah yang menginginkan untuk mendapatkan pelayanan pengobatan serta perawatan terbaik di luar Indonesia yang mana Perusahaan Asuransi ini telah bekerja sama dengan beberapa rumah sakit terbaiknya. Bukan berarti rumah sakit dalam negeri tidak memiliki kualitas yang sama dengan pengobatan di luar Indonesia, namun Asuransi Kesehatan ini memahami dan mengerti akan kebutuhan nasabah/pasien yang juga terkadang perlu mendapatkan pelayanan cepat dan khusus yang mana tidak ada di indonesia.

  1. Fasilitas Bermanfaat dari Asuransi Kesehatan Syariah

Seperti yang sudah disampaikan di poin nomor 1 bahwa Asuransi Kesehatan Syariah ini memiliki keunggulan yang sama dengan Asuransi Kesehatan Konvensional Non Syariah. Keunggulan yang dimaksud tersebut salah satunya adalah fasilitas bermanfaatnya. Fasiitas disini bukan hanya selalu tentang fasilitas fisik yang dapat dilihat, namun fasilitas seperti enam pilihan Plan yang sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan anda, dengan tambahan manfaat Risk Owner yang akan membantu Anda agar dana yang Anda gunakan optimal hingga Limit Booster Syariah yang akan meningkatkan nilai keuntungan manfaat asuransi yang akan Anda dapatkan.

Dengan keempat alasan utama diatas, sudah pasti sebagai salah satu produk Asuransi Kesehatan Syariah, Asuransi Kesehatan Syariah menjadi salah satu pilihan yang sangat direkomendasikan oleh Anda yang mencari kebutuhan perlindungan berbasis Syariah dan bertaraf Internasional.

(Khalimatu Nisa)

Pengalaman Membeli Baju Ukuran All Size

Baju Ukuran All Size

Haloo. Haloo. Jumpa lagi di minggu yang cerah. Kali ini saya akan sedikit bercerita mengenai pengalaman saya berbelanja baju ukuran All Size. Tau kan baju ukuran all size? Atau belum tahu?

Setahu saya sih, ukuran  baju All Size adalah ukuran baju rata-rata orang Asia. Termasuk salah satunya Indonesia juga tentunya. Kenapa Asia? Yah, karena ukuran baju All Size ini hanya ada di Asia. Di Eropa sana tidak dikenal dengan ukuran baju All Size.

Mengapa demikian? Sebab, perawakan tubuh orang-orang Asia, pada umumnya memang tidak beda jauh. Artinya, ada ukuran standar mayoritas dari tubuh orang Asia. Makanya ada ukuran baju All Size yang pas dipakai oleh kebanyakan orang.

Weits, meksipun begitu, ukuran baju All Size ini sebenarnya tidak merujuk pada semua ukuran. Umumnya, yang dimaksud dengan ukuran baju All Size adalah ukuran antara M dan L. Akan tetapi, terkadang, ada juga yang merujuk ukuran antara L dan XL, atau bahkan antara S dan M.

Baju Ukuran All Size
Baju Ukuran All Size

Oleh karena itu, sebutan lain dari ukuran baju All Size adalah M fit L. Artinya, ukuran antara M dan L. Atau, kadang juga disebut sebagai M fit to L.

Nah, ngomong-ngomong soal ukuran baju All Size, saya juga punya pengalaman mengenai belanja baju All Size di salah satu online shop. Awalnya sih saya mengira online shop tersebut menyediakan berbagai macam ukuran baju seperti biasanya. Akan tetapi, selain ukuran seperti biasanya mulai dari S hingga XXL, saya menemukan bahwa online shop ini menyediakan juga baju ukuran All Size.

Akhirnya, saya bertanya kepada penjualnya. Yang dimaksud dengan ukuran All Size ini apakah ukuran yang bisa dipakai untuk semua orang dengan ukuran S hingga XXL sekalipun? Ternyata jawabannya adalah YA.

Nah, kalau begitu, mana nih yang benar untuk pengertian All Size. Semua ukuran atau ukuran antara M dan L? Sebenarnya, rata-rata sih yang dimaksud dengan ukuran All Size adalah ukuran antara M dan L. Akan tetapi, sebagian penjual, kadang, merujuknya untuk semua ukuran. Jadi tidak usah heran. Sebab, ukuran All Size sendiri sebenarnya tidak punya patokan pasti soal panjang dan lebarnya.

Naah, setelah saya bertanya begitu, saya penasaran dan akhirnya jadi beli baju dengan ukuran All Size. Dan itu adalah pertama kalinya saya mempuyai baju dengan ukuran All Size. hehehe

Untungnya, saat saya pakai, benar sih memang, ukurannya pas. Tidak kekecilan dan kebesaran. Oh ya, sebagai informasi, ukuran baju saya biasanya memang L. Jadi, memang standar lah ya. hehehe

Ya, demikian cerita belanja baju All Size saya di hari minggu yang nganggur ini. Daripada nggak ada kerjaan, mending cerita belanja baju All Size gini kan?

 

(Khalimatu Nisa)

Suka Duka dalam Berjualan Hijab

berjualan hijab new

Berjualan Hijab – Meskipun pasar hijab di Indonesia cukup besar, namun, yang namanya bisnis, tentu ada suka dukanya. Termasuk dalam berjualan hijab. Kadang, ada waktu di mana ketika kita berjualan hijab akan sepi pembeli. Namun, ada pula saat di mana ketika jualan hijab kita diserbu pembeli seperti masa-masa mendekati puasa dan hari raya. Sewaktu puasa inilah, bisa dikatakan, adalah waktu panen para pebisnis hijab. Sebab, berjualan hijab model apapun, seringkali akan terjual habis di masa ini.

Namun, bukan jualan namanya kalau tidak ada waktu sepi. Begitu juga dengan berjualan hijab. Tadi sudah disebutkan bahwa waktu ramai pembeli hijab adalah di bulan ramadhan. Maklum, orang-orang banyak berbelanja terutama untuk keperluan hari raya. Dan hijab merupakan salah satu item belanjaan yang harus masuk keranjang para perempuan muslim. Bahkan, yang dalam kesehariannya tidak memakai hijab pun, mereka biasanya tetap membeli hijab di bulan puasa untuk keperluan ramadhan dan hari raya.

Pada waktu selain ramadhan, adalah waktu ujian dan cobaan bagi orang-orang yang berjualan hijab dan pebisnis hijab. Bagi pebisnis besar, tentu saja dagangan mereka tetap laku, meski tidak seperti di bulan ramadhan. Akan tetapi, bagi orang-orang yang berjualan hijab kecil-kecilan seperti menjadi reseller atau dropshiper, seringkali, di masa-masa di mana jualan mereka sepi pembeli, akan merasa putus asa dan menyerah. Bagi orang yang tidak bermental pebisnis, tentu saja hal ini adalah lumrah. Akan tetapi, bagi orang yang bermental pebisnis, tentu saja ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi mereka. Bagaimana caranya agar hijab  anda tetap laku di waktu-waktu sepi pembeli dan peminat. Mereka harus putar otak dan menyusun strategi sedimikian rupa agar hijab mereka tetap diminati dan dibeli oleh para pembeli.

Dalam semua bisnis, tidak ada yang instan, termasuk dalam berjualan hijab. Tidak ada bisnis besar yang sukses dan dibangun dalam sehari dua hari. Butuh waktu bertahun-tahun bahkan berpuluh-puluh tahun untuk bisa sukses. Oleh karena itu, ketika sepi pembeli, jangan mudah putus asa. Putar otak anda bagaimana caranya mencari pembeli. Tekuni. Maka, kesuksesan sedang menunggu anda.

Selamat mencoba dan semoga sukses.

 

(Khalimatu Nisa)

Genilangit Poncol Tempat Wisata Yang Sedang Hits dan Super Keren

genilangit poncol 2

Kawasan wisata Genilangit Poncol adalah salah satu kawasan wisata hits yang terletak di kota Magetan. Seperti kita tahu, bahwa kota Magetan selama ini terkenal dengan kawasan wisata Telaga Sarangan, namun saat ini yang sedang ramai diperbincangkan di sosial media adalah kawasan wisata bedengan Genilangit Poncol yang memiliki keindahan yang sangat luar biasa. Kawasan wisata ini sendiri berada di kaki Gunung Lawu dan memiliki topografi yang baik dengan hamparan perbukitan hijau dan rimbunnya hutan pinus.

Selain dikembangkan sebagai wahana wisata alam yang masih alami, kawasan wisata bedengan Genilangit Poncol ini juga di bangun dengan konsep wisata alam dan memiliki banyak sekali spot selfie yang kekinian, ada beragam spot selfie yang dapat anda coba saat anda datang ke kawasan ini, diantaranya adalah  bentuk rumah pohon dan ayunan yang menjadi spot selfie paling banyak di gemari saat ini.

genilangit poncol
Genilangit

Selain ayunan dan rumah pohon, terdapat juga spot perahu yang di bangun mirip dengan spot perahu di pinggir jurang, sehingga saat anda berfoto, laksana anda berada di atas kapal karam yang yang sangat indah. Pastinya tak hanya spo selfie saja, di kawasan wisata bedengan Genilangit Poncol, terdapat juga rumah hobbit yang unik dan pastinya menarik, sehingga anda yang gemar berfoto, tak akan menyia nyiakan kesempatan untuk berfoto di semua spot foto yang disediakan.

Selain spot foto, di kawasan wisata Genilangit Poncol, juga di bangun tempat duduk yang terdapat cukup banyak dan tersebar di kawasan wisata ini, sehingga anda yang capek, dapat istirahat, sembari menikmati pemandangan yang masih alami. Selain itu anda telah dibangun musholla dan toilet sebagai fasilitas tambahan yang dapat membuat anda semakin nyaman berada di kawasan ini.

Kawasan wisata ini sendiri terletak di Desa Genilangit, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kawasan wisata ini cukup jauh dari perkotaan, yaitu sekitar 1 jam perjalanan menggunakan kendaraan pribadi dari pusat kota Magetan. Sedangkan untuk harag tiket masuk ke dalam kawasan wisata Genilangit Poncol, para wisatawan cukup membayar tiket masuk sebesar Rp. 5.000 per orang dan anda sudah dapat menikmati beragam spot yang di tawarkan.

Bagi anda yang penasaran dengan kawasan wisata ini, kawasan ini sendiri buka setiap haru mulai pukul 8 pagi dan tutup pada pukul 5 sore, sehingga anda dapat berpuas diri menikmati pemandagan sembari berswafoto hingga puas, tentunya sangat wajib bagi anda para wisatawan untuk selalu menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya, agar kawasan tersebut tetap bersih dan dapat dinikmati oleh siapapun.

 

(Khalimatu Nisa)

Pengkajian Hukum Halal Haram BITCOIN

Pengkajian Hukum Halal Haram BITCOIN

Hukum Halal Haram BITCOIN – Bitcoin merupakan mata uang digital yang dikembangkan dari tahun 2009 oleh seseorang dengan nama samaran Satoshi Nakamoto. Bitcoin mirip seperti halnya mata uang lainya sperti Rupiah atau Dollar, tapi hanya tersedia di dunia digital. Konsepnya mungkin terdengar seperti eGold, walau sebenarnya jauh berbeda.

Kenapa orang mulai beramai-ramai membeli dan menggunakan bitcoin?

Bitcoin dikembangkan dengan idealisme bahwa mata dana yang baik tidak dikontrol oleh pemerintah atau bank sentral. Krisis finansial beberapa waktu yang lalu mempertegas bahwa pemerintah selalu lalai dalam menjaga kestabilan ekonomi. Pemerintah dipercaya selalu dikuasai oleh orang-orang yang korup dan cuma bekerja demi keuntungan pribadi, sehingga keputusan-keputusan finansial selalu berpihak kepada konglomerat belaka.

Konsep ini menarik bagi tidak sedikit orang terutama para geek di dunia IT. Mereka mulai menginvestasikan aset mereka dalam bentuk bitcoin, sementara itu perekonomian dunia semakin labil terbukti dengan adanya krisis perbankan Amerika dan Eropa. Banyak orang percaya jika nantinya Bitcoin akan menjadi mata uang dan kini komoditas universal sehingga harga akan terus melambung tinggi.

Halal Haram Tentang Bitcoin

Pendapat Ulama mengenai Bitcoin:

  1. Bahwa bitcoin tersebut merupakan alat tukar karena sudah memenuhi karakteristik dari alat tukar yaitu diterima oleh warga umum sebagai alat tukar diatakan oleh beberapa ulama sebagaimana definisi dari uang itu sendiri.
  2. Bitcoin tersebut sebagai nilai dari aset atau barang.
  3. Bitcoin sebagai standar barang.

Sebab karateria pertama belum terpenuhi dimana bitcoin tersebut belum diterima oleh masyarakat luas, sebagian ulama yang lain mengatakan bahwa bitcoin itu belum memenuhi unsur uang

Fatwa DSN MUI

Dikutip dari fatwa DNS MUI, Transaksi jual beli mata uang pada prinsipnya diperbolehkan dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Tidak untuk spekulasi (untung-untungan).
  2. Ada kebutuhan transaksi atau untuk berjaga-jaga (simpanan).
  3. Apabila transaksi dilakukan terhadap mata uang sejenis maka nilainya harus sama dan secara tunai (attaqabudh).
  4. Apabila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar (kurs) yang berlaku pada saat transaksi dilakukan dan secara tunai.

Kesimpulan Hukum Halal Haram Bitcoin

Jika bitcoin tersebut dijadikan alat tukar untuk membeli komoditas tertentu maka dibolehkan dengan mengikuti ketentuan yang berlaku dalam transaksi jual-beli (jika objeknya barang atau komuditas) atau mengikuti ketentuan hukum ijarah (jika objek belinya dikenal sebagai kegunaan atau jasa). Begitu juga dibolehkan dengan syarat mengikuti ketentaun hukum mudharabah atau musyarakah jika bitcoin ini dijadikan modal investasi Kedua opsi itu, baik dijadikan harga beli ataupun modal dalam prosesnya wajib terhindar dari praktek-praktek terlarang seperti riba, gharar, monopoli dan sejenisnya.

Bitcoin memang susah dijelaskan secara gamblang. Hal itu karena teknologi yang melingkupinya memang teknologi yang mungkin cuma akan bisa dipahami oleh orang-orang IT ataupun kriptografer-kriptografer. Terlebih tidak sedikit cabang ilmu kriptografi yang melatar belakangi teknologi dibalik Bitcoin ini.

Sementara, referensi yang paling tidak sedikit ada masih banyak dijumpai dalam bahasa asing. Perihal ini tentunya juga bakal menambah kompleksitas pemahaman bagi masyarakat untuk mengetahui secara tentunya yang berkaitan dengan Bitcoin. Apalagi rata-rata masyarakat juga sebagian besar masih tidak banyak yang melek teknologi dan informasi.

Belum lagi, munculnya pembiasan-pembiasan pemaknaan kaitannya Bitcoin dengan usaha-usaha MLM dan money game yang tidak sedikit bermunculan dan cukup sering dipublikasi dimanapun, baik di sosial media, blog maupun situs-situs lain.

Hal-hal semacam ini semakin membuat orang mempunyai persepsi minor tentang Bitcoin. Padahal dalam konsepnya Bitcoin telah tersusun dengan jelas dan transparan. Pembiasan-pembiasan tersebut sesungguhnya tak berasal dari Bitcoin. Karena sejatinya memang tidak sedikit yang menggunakan Bitcoin sebagai alat untuk meraup peserta dari level kepopulerannya saat ini.

Sementara dinamika yang ada di luar, malah cukup kontras.  maupun startup, diri diakrabkan yang malah makin berusaha dengan teknologi yang melatarbelakangi Bitcoin ini.

Semoga tulisan mengenai hukum halal haram bitcoin ini bermanfaat.

Sumber : PRODUKHALAL.CO

 

(Khalimatu Nisa)

Berbagai Macam Cara Memperoleh Beasiswa Ke Luar Negeri

Berbagai Macam Cara Memperoleh Beasiswa Ke Luar Negeri

Cara Memperoleh Beasiswa Ke Luar Negeri – Untuk Anda yang mempunyai mimpi untuk dapat meneruskan kuliah ke luar negeri, kondisi biaya telah pasti menjadi salah satu hal yang penting untuk menjadi pertimbangan kedepannya nanti. Tak cuma Anda saja, hampir semua orang yang berkeinginan meneruskan level pendidikannya ke luar negeri pasti mengalami hal yang seperti ini, mengingat elemen biaya untuk aktifitas itu memang benar-benar besar. Bermacam elemen menjadi penyebab mahalnya biaya kuliah di luar negeri tersebut, dan salah satunya yakni karena rendahnya skor tukar mata uang Indonesia dengan mata uang negara lain.

Melainkan, elemen biaya ini tidaklah menjadi halangan untuk seseorang yang berkeinginan melanjutkan studynya di luar negeri dan malah banyak institusi – institusi yang mempunyai fasilitas beasiswa yang dapat diaplikasikan untuk jalan dalam melanjutkan kuliah.

Kompetisi Ketat untuk Memperoleh Beasiswa Luar Negeri

Mengingat skor beasiswa ini tergolong cukup besar, maka wajar sekali sekiranya pihak penyelenggara akan memberikan beberapa syarat yang benar-benar berat. Kans yang seperti ini seharusnya dipunyai oleh orang yang benar – benar ideal, yang diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar untuk orang lain di masa depan nanti. Pemikiran seperti itulah yang mengakibatkan pihak penyelenggara malah menjadi benar-benar selektif untuk menjalani seleksi dan memilih kandidat paling bagus untuk menerima fasilitas beasiswa itu.

Bagi Anda yang mengiginkan beasiswa gratis untuk melanjutkan pendidikan selanjutnya ke luar negeri maka Anda seharusnya menyimak hal – hal dan kiat yang ada dibawah ini supaya mendapat beasiswa di perguruan tinggi yang diharapkan :

Bermacam elemen dapat saja akan mengisi pemikiranmu perihal perjalanamu untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri itu, termasuk perasaan ragu dan gundah. Opsi inilah yang tak boleh terjadi, malah walau cuma kadang kala saja terlintas di otak Anda.

Tentukan Semenjak Perguruan Tingginya Awal Ideal dengan Dikala dan sesuai dengan apa yang diharapkan

Syarat akan menentukan untuk mendaftar program beasiswa, maka pasti Anda telah mempunyai sebuah alternatif jurusan yang paling sesuai dan ideal dengan kemauan Anda. Jangan sampai Anda menentukan jurusan yang salah dan tak Anda minati, karena hal itu akan cukup berisiko untuk membuat beberapa masalah di kemudian hari.

Lengkapi Sesudah

Bila memilih institusi yang ideal, maka persiapkan berkas – berkas yang dibutuhkan untuk melengkapi semua syarat untuk mendaftar dan mengajukan beasiswa itu. Melakukan Anda telah mempersiapkan sebelumnya maka progres registrasi akan berjalan mulus tanpa kendala.

Pilih dan Ajukan Beasiswanya

Ada banyak sekali alternatif macam beasiswa yang dapat diaplikasikan untuk alternatif Anda, salah satunya yang dipunyai oleh universitas asing, atau universitas dalam negeri juga. Dan pastikan, untuk menetukan macam beasiswa yang paling ideal dan sesuai dengan kemauan dan ketertarikan Anda, supaya keberangkatan Anda nanti untuk melanjutkan kuliah ke luar negeri, dapat memberikan manfaat yang bagus untuk diri Anda sendiri.

Siap Untuk Tes Umum

Sebelum Anda meregistrasikan  lamaran Anda untuk mendapat beasiswa itu, maka pastikan terpenting dahulu bahwa Anda memang telah mempunyai persiapan yang matang sekali untuk menghadapi bermacam-macam percobaan yang akan dijalani oleh pihak penyelenggara. Ini penting sekali untuk dipahami sejak permulaan, karena akan benar-benar percuma Anda mengajukan lamaran Anda itu, sekiranya faktanya Anda tak mempunyai persiapan mental untuk menghadapi percobaan tersebut.

Gagal itu yakni Opsi yang Karenanya, Bila Coba lagi dengan Kesiapan yang Lebih

Tentu saja akan ada kemungkinan untuk gagal, malah dikala mencoba untuk meregistrasikan beasiswa tersebut. Bila janganlah berkecil hati, karena kegagalan yakni sebuah hal yang manusiawi sekali. Belajarlah dari kegagalan tersebut dan usahakan untuk menjadi yang lebih bagus di masa yang akan datang nanti.

Melakukan Anda gagal, maka Anda dapat mencobanya lagi di tahun yang akan datang dan telah pasti dengan kesiapan yang lebih siap dan kematangan yang lebih dari sebelumnya.

Sekian tulisan mengenai cara mendapatkan beasiswa ke luar negeri dengan mudah, semoga Anda sukses menerima apa yang telah Anda cita – citakan selama ini.

(Khalimatu Nisa)

Masjid dan Anak-anak

masjid dan anak-anak

Masjid adalah tempat beribadah umat islam. Tempat segala doa dirapalkan. Tempat ini memang tempat suci dan disucikan oleh umat islam. Akan tetapi, beberapa orang ada yang salah kaprah dalam mengartikan dan memaknainya.

Sebenarnya, apabila ditilik dari akar katanya dari bahasa arab yang berasal dari kata sajada, masjid tidak lain adalah tempat bersujud. Jadi tidak melulu yang berbentuk bangunan. Bahkan tidak harus yang berlantai indah, bertekel dan penuh hiasan. Tentu kita dapat membayangkan, bagaimana masjid ketika di zaman rasulullah? Bukankah di sana tidak ada tekel?

Para orang tua seringkali mengajak anak-anak mereka ke masjid. Tujuannya tentu saja untuk membiasakan anak-anak pergi dan menyukai ke masjid sejak kecil. Apabila dilihat dari tujuannya tentu hal ini sangat bagus.

Sewajarnya anak-anak, tentu saja mereka biasanya juga bermain di masjid. Kadang bahkan hingga ramai dan membuat gaduh dan bising. Namanya anak-anak, tentunya dunianya ya bermain. Mau di musholla atau di lapangan, tentu saja yang ada dalam benak mereka adalah permainan.

Namun, sayangnya, seringkali, ada beberapa orang yang terlihat khusyuk dan menyuruh anak-anak yang sedang asyik bermain di masjid untuk diam. Tentu saja, seringkali, para anak-anak akan langsung terdiam dan ketakutan ketika dibentak oleh orang tua. Hal ini tentu saja bisa berdampak buruk.

Selain tidak baik untuk perkembangan psikologis anak, bentakan tersebut tentu saja juga akan menancap di benak mereka. Bisa jadi, mereka akan berpikir bahwa orang-orang yang suka ke masjid adalah orang-orang yang galak. Dan jangan salahkan mereka apabila di kemudian hari mereka malas ke tempat ibadah karena gambaran menyeramkan para orang tua galak yang sering membentak-bentak mereka pada waktu mereka sedang asyik bermain di masjid bersama kawan-kawan sebayanya.

Dan, jangan salahkan pula apabila secara tidak sengaja, anak-anak yang dibentak-bentak di masjid ini diperlakukan dengan halus dan sangat baik oleh para preman atau begundal di jalanan dan akhirnya mereka malah lebih suka bermain dengan para preman. Tentu hal ini bisa menjadi bahan instropeksi kita bersama.

Bahkan, dalam riwayat-riwayat hadis, banyak disebutkan bahwa ketika salah satu cucunya sedang bermain dan nabi sedang mengimami shalat, mereka berkelenjotan dan digendong kakek mereka, Nabi Agung Muhammad Saw. Nabi sama sekali tidak marah. Bahkan, ketika hendak rukuk atau sujud, beliau tidak lupa menurunkan cucunya dengan halus, sebab beliau sedang shalat.

Tentu perilaku nabi ini patut kita contoh dan jadikan teladan. Bahwa, anak-anak, meskipun bermain di tempat ibadah suci umat muslim yang bahkan mengganggu ibadah seorang nabi, nabi pun tidak marah dan memarahi. Meskipun itu adalah cucunya sendiri. Boleh jadi, nabi ingin menghadirkan sosok yang halus, lembut dan baik di benak cucunya tentang orang-orang yang gemar ibadah dan gemar ke masjid. Dengan cara ini, bisa jadi, ketika besar, anak-anak akan lebih menyukai ke masjid karena membayangkan orang-orang yang suka ke masjid adalah orang-orang ramah yang tidak pernah marah dan tidak pernah memarahi mereka.

Oleh karena itu, sebaiknya kita menginstropeksi diri kita, apakah kita sering membentak anak-anak yang sering membuat gaduh di tempat ibadah kita? Ataukah kita dengan lembut seperti Rasulullah, tidak memarahi mereka agar mereka kelak menjadi pribadi-pribadi yang taat sebab yang ada di benak mereka adalah orang yang gemar beribadah adalah orang-orang yang baik.

Nah, bagaimana? Masihkah anda akan membentak anak-anak yang sedang asyik bermain? Meskipun itu di tempat ibadah?

(Khalimatu Nisa)

Kenapa Semakin Banyak Pondok Pesantren Tahfidz

pondok pesantren tahfidz

Akhir-akhir ini, pondok pesantren tahfidz semakin menjadi primadona masyararakat Indonesia. Entah kenapa, yang terpikir oleh saya adalah, kenapa sampai ada semacam peningkatan permintaan (sesuai hukum pasar) masyararakat akan pondok pesantren tahfidz?

Untuk menjawab pertanyaan di atas, setidaknya saya mempunya dua jawaban. Pertama adalah karena media. Akhir-akhir ini, media kita seringkali menampilkan para tahfidz-tahfidz kecil dan memuja-memujanya sedemikian rupa. Ya, meskipun memang benar bahwa seorang hafidz memang memiliki kedudukan istimewa dalam islam. Lihat saja hadist-hadist tentang keutamaan pengahafal Al-Quran.

Akan tetapi, yang menjadi permasalahannya kemudia adalah ketidakproporsionalan dalam melihat seorang hafidz. Banyak orang berpikir bahwa hafidz adalah puncak dari keislaman itu sendiri. Padahal, kalau melihat periodesasi Al-Quran itu sendiri, seorang hafidz al-quran sebenarnya biasa saja. Dalam hal ini, dikarenakan bahwa banyak sekali sahabat yang menjadi hafidz al-quran.

Periode awal ini dapat disebut sebagai periode “hati”. Bahwa al-quran sudah mendarah daging dan mengisi relung-relung hati para sahabat dan oleh karena itu menghiasi seluruh perilaku mereka. Kemudian semakin lama, jarak manusia dengan nabi semakin banyak, maka dari periode hati, turun menjadi periode “telinga”. Dalam periode ini, al-quran mulai diperdengarkan, dan mulai dihafalkan berdasarkan pendengaran mereka dari nabi ataupun para sahabat. Setelah itu, karena jarak dengan nabi semakin jauh, maka mulailah al-quran, lebih tepatnya mushaf al-quran mulai ditulis. Periode ini dinamakan periode “mata”.

Pada periode ini pun, mushaf al-quran masih tidak seperti al-quran yang kita jumpai sekarang. Dulu, mushaf al-quran masih tidak berharakat dan tidak mempunyai titik. Jadi, anda akan menemukan bahwa Nun, Ta’, Ya’, akan bertuliskan sama tanpa titik. Hal ini dikarenakan penulisan ini hanya untuk pengingat saja, bukan untuk “dibaca” karena rata-rata masih hafal al-quran. Nah, pada periode kita ini, mushaf sudah dilengkapi dengan harakat dan titik dan para penghafal al-quran tidak sebanyak dulu.

Oleh karena itu, setelah menonton media yang memuja-muja para hafidz al-quran, banyak orang kemudian berbondong-bondong mencari pondok pesantren tahfidz untuk memondokkan anaknya. Hal ini karena yang ada di media adalah anak-anak kecil yang pandai melafalkan ayat suci dan menghafalkannya. Oleh karena itu, banyak dari masyarakat kita yang ingin anaknya menjadi seperti itu dan akhirnya ingin memondokkan anaknya di pondok pesantren tahfidz al-quran.

Kedua, karena semakin tekstualnya pemahaman al-quran. Orang-orang yang memahami al-quran secara tekstualis biasanya tidak terlalu mengerti tentang bahasa arab, tafsir dan lain sebagainya. Mereka menganggap bahwa terjemah al-quran adalah al-quran itu sendiri. Padahal, terjemah al-quran hanya salah satu versi “penafsiran” al-quran. Sedangkan, untuk memahami al-quran, butuh waktu yang tidak sedikit dan harus menguasai banyak cabang ilmu seperti nahwu, shorof, tafsir, hadis, mustolah hadis, balaghoh, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, mereka kemudian menganggap bahwa dengan menghafal al-quran berarti telah menuju islam yang kaffah. Padahal bukan. Bahkan, ulama-ulama kita –lihat saja ulama madzhab–, bisa berbeda pendapat karena perbedaan penafsiran terhadap hukum. Yang perlu digarisbawahi adalah mengamalkan al-quran. Dan mengamalkan al-quran, butuh pedoman dari kesepakatan ulama salaf ataupun para mujtahid yang telah mumpuni ilmunya yang telah menafsirkan al-quran dan menelurkannya menjadi hukum-hukum fiqih yang bisa kita ikuti.

Oleh karena itu, mereka kemudian berbondong-bondong memondokkan anaknya di pondok pesantren tahfidz al-quran agar anaknya bisa menjadi “islam kaffah” versi mereka. Padahal belum tentu. Mendapat keistimewaan sebagai penghafal al-quran memang iya, akan tetapi sebagai “islam kaffah”, tentu masih banyak criteria lain yang harus dipenuhi.

Selain itu, yang harus dipahami adalah sanad al-quran. Agar ketika kita memondokkan anak kita di pondok pesantren tahfidz al-quran, tidak salah memilihkan guru. Kita bisa memilihkan pondok pesantren tahfidz al-quran yang sanad pengasuhnya nyambung hingga rosulullah. Karena menghafal al-quran, tidak bisa begitu saja dihafalkan. Sebab, al-quran sendiri terbagi menjadi tujuh bacaan yang semuanya disahkan oleh nabi. Sedangkan mushaf al-quran yang kit abaca sehari-hari, Cuma salah satu dari tujuh variasi bacaan itu.

Khalimatunisa